Renovasi Lantai Rumah, Mending Pakai Vinyl atau SPC? Ini Bedanya Biar Nggak Salah Pilih

Saat renovasi lantai rumah, dua material yang paling sering jadi pertimbangan adalah lantai vinyl dan lantai SPC. Keduanya sama-sama praktis dibanding keramik, tapi dari segi proses pemasangan sampai budget, ternyata cukup jauh bedanya. Biar nggak salah pilih dan proses renovasi tidak buang-buang waktu, yuk kenali dulu perbedaannya.

1. Proses Pemasangan: Siap-Siap Bongkar Isi Rumah atau Nggak?

Ini yang paling sering bikin orang kaget saat renovasi berjalan.

Lantai Vinyl dipasang dengan cara ditempel menggunakan lem ke permukaan lantai. Artinya, sebelum pemasangan, lantai lama harus benar-benar bersih, dan kering. Karena prosesnya melibatkan lem, biasanya seluruh isi ruangan dari furniture, karpet, sampai barang-barang kecil harus dipindahkan dulu selama proses pengerjaan. Rumah jadi berantakan sementara, dan waktu pengerjaan pun cenderung lebih lama karena lem butuh waktu sekitar 10 menit untuk kering sempurna.

Selain itu, bau lem yang cukup menyengat juga membuat pemilik merasa tidak nyaman, sehingga tidak bisa langsung digunakan untuk beraktivitas.

Lantai SPC punya sistem pemasangan yang jauh lebih praktis, yaitu sistem klik. Antar panel SPC saling mengunci tanpa perlu lem sama sekali. Namun sebelum memasang SPC, pastikan permukaan lantai ruangan rata dan tidak bergelombang, karena SPC tidak dapat dipasang pada permukaan yang tidak rata. Karena tidak ada proses pengeleman, pemasangan bisa dilakukan lebih cepat dan nggak perlu membongkar seluruh isi rumah cukup kosongkan area yang mau dipasang saja.

Setelah dipasang, pemilik juga langsung bisa beraktivitas kembali.

2. Soal Harga: Vinyl Lebih Ekonomis, Tapi Ada “Biaya Tersembunyi”

Dari segi harga per meter, lantai vinyl umumnya lebih murah dibanding SPC. Ini yang bikin vinyl tetap jadi pilihan favorit buat yang budget renovasinya terbatas.

Tapi perlu diingat, karena vinyl butuh lem untuk pemasangan, ada biaya tambahan yang kadang nggak dihitung di awal biaya lem, ongkos tukang yang lebih lama (karena prosesnya lebih ribet), sampai potensi biaya tambahan kalau lantai dasar perlu diratakan dulu sebelum ditempel.

SPC dengan sistem klik memang harganya sedikit lebih tinggi dari vinyl, tapi kamu bisa hemat di ongkos pasang karena prosesnya lebih cepat dan nggak butuh material lem tambahan.

3. Ketahanan dan Kenyamanan: Mana yang Lebih Cocok untuk Aktivitas di Rumah?

Vinyl memiliki karakter yang lebih lentur dan terasa lebih empuk saat diinjak. Karena materialnya fleksibel, vinyl juga terasa nyaman untuk ruangan yang banyak digunakan untuk beraktivitas sehari-hari. Namun, permukaan dasar tetap harus dipastikan rata dan bersih agar hasil pemasangan rapi dan vinyl tidak mudah menunjukkan bentuk permukaan di bawahnya.

SPC memiliki struktur yang lebih rigid dan padat. Karakter ini membuatnya lebih stabil dan tidak mudah berubah bentuk saat digunakan, selama pemasangannya dilakukan pada permukaan lantai yang sesuai. SPC juga lebih tahan terhadap aktivitas rumah tangga sehari-hari dan cocok untuk area yang membutuhkan material lantai yang lebih kokoh.

Jadi, Mending Pilih yang Mana?

PertimbanganVinylSPC
Cara pasangDitempel pakai lemSistem klik, tanpa lem
Perlu bongkar isi rumahYa, karena proses lem butuh ruang bersihTidak, lebih praktis
Kondisi lantai ruang tidak rataTidak masalah, karena dapat mengikuti bentuk lantaiTidak bisa, lantai harus rata
Harga materialLebih ekonomisSedikit lebih tinggi
Biaya tambahanAda biaya lem & waktu pasang lebih lamaMinim biaya tambahan
Cocok untukRenovasi dengan budget ekonomis, tidak buru-buruRenovasi cepat, rumah masih dihuni saat proses pengerjaan

Pada akhirnya, tidak ada satu pilihan yang paling cocok untuk semua kondisi rumah. Vinyl bisa menjadi pilihan ketika kamu ingin menekan budget dan tidak masalah dengan proses pemasangan yang membutuhkan lebih banyak persiapan. Sementara itu, SPC lebih cocok untuk kamu yang mengutamakan pemasangan yang praktis, cepat, tanpa proses pengeleman.

Sebelum menentukan pilihan, pertimbangkan bukan hanya harga materialnya, tetapi juga kondisi lantai yang akan direnovasi, metode pemasangan, biaya pengerjaan, serta kondisi rumah selama proses renovasi. Dengan begitu, kamu bisa memilih lantai yang bukan hanya sesuai budget, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan rumahmu.

Jika kamu masih bingung memilih Vinyl atau SPC yang tepat untuk lantai-mu, kamu bisa langsung konsultasikan dengan Minco. Hitung juga kebutuhan Vinyl atau SPC Flooring mu disini

💬 Jakarta 💬 Semarang
Chat Continua